Meminum Banyak Air, Tak Selalu Menyehatkan Dan Aturan Minum Air Yang Sebenernya

Nih gue kasih postingan  beberapa kondisi yang membuat “banyak” minum gak lagi buat sehat :

1. Saat Makan

Saat lo makan sebaiknya lo tidak banyak minum air. Mengapa? Karena hal tersebut dapat membuat proses pencernaan makanan yang lo makan terganggu. Saat makan otomatis lambung akan kompensasi dengan mengeluarkan asam lambung untuk mencerna dan melarutkan makanan yang lo telan.

Namun hal tersebut bisa terganggu saat lo banyak minum. Air putih akan bercampur dengan asam lambung dan mengubah kepekatan dan tingkat asam sehingga makanan akan lebih sulit dicerna. Para peneliti sudah mengkonfirmasi bahwa sebaiknya lo minum 10-15 menit setelah lo makan.

*hal ini gak berlaku bagi yang lagi keselek gaes

2. Saat Berolahraga

Salah satu kondisi paling berbahaya gaes . Pada kondisi seseorang yang sedang lelah, semisal sehabis olahraga, biasanya langsung menenggak air putih dalam jumlah yang banyak dan seringkali tanpa kontrol.

Hal ini berbahaya, karena pada saat itu, tubuh sedang bekerja keras, dan kinerja ginjal berkurang. Pasokan air putih dalam ginjal tidak bisa keluar sebanyak yang ditambahkan, sehingga kemudian oleh ginjal ditambahkan ke dalam darah. Darah kemudian menjadi terlalu encer, dan kandungan sodium berkurang. Kondisi ini disebut dengan hyponatremia.

Kelebihan air ini kemudian akan diserap oleh sel sel tubuh, demikian pula dengan sel otak. Otak membengkak karena tekanan darah naik. Otak yang membengkak ini tertahan oleh tengkorak kepala, sehingga bisa mengakibatkan kerusakan pada banyak tempat.

*kalau haus saat sedang olahraga, minumlah air sewajarnya gaes. jangan keburu nafsu

3. Saat Sedang Mengobrol

Ini hal yang banyak kita lakukan saat lagi buru2. Minum sambil ngobrol. Perilaku ini bisa jadi sangat berbahaya gaes. Bahaya paling umum terjadi adalah tersedak. Hal ini karena saat lo bicara dan saat lo minum, terjadi tabrakan fungsi dari katup di tenggorokan yang mengatur aliran udara saat bicara dan aliran air saat minum.
Hal ini bisa jadi sangat berbahaya saat air yang lo minum malah masuk ke saluran napas (aspirasi) dan masuk ke paru2.

*inget gaes, makan/minum sambil ngomong temennya setan

4. Saat Tiduran/Berbaring

Bahaya minum saat tiduran sama seperti diatas gaes, aspirasi. Dalam jumlah yang banyak bahkan bisa menyumbat jalan napas dan menyebabkan gagal napas. Terutama yang harus diperhatikan adalah saak lo memberi minum orang yang sedang sakit.

Ada Pengalaman neh, pernah ada pasien yang awalnya sehat2 aja, namun karena kelalaian keluarga memberi minum pasien saat sedang berbaring (180 derajat), pasien tiba2 tersedak dan sulit bernapas. Saking bahayanya, kalau terlambat ditangani, dalam hitungan menit pasen gagal napas dan meninggal.

*yang suka males-malesan minum saat baring, hati-hati gaes

5. Usia Renta dan Penyakit Ginjal

Air yang lo minum di filter di ginjal. Nah, pada usia lanjut, fungsi ginjal akan menurun karena rusaknya sel-sel ginjal akibat usia. Sehingga kalau terlalu banyak air yang disaring, kerja ginjal menjadi berat dan tidak semaksimal saat masih muda.
Begitu juga dengan orang dengan sakit ginjal. Air yang harusnya disaring dan dibuang malah akan dilepas ke darah. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan cairan di jaringan yang sehat yang tidak semestinya (misal: kaki) dan mengakibatkan bengkak akibat timbunan cairan tersebut (edema).

*jangan lupa ingetin kakek-nenek lo atau orang yang agal kenal yang lagi sakit ginjal

6. Saat Sebelum Tidur

Banyak dari kita yang sebelum tidur, gak afdol kalau belum minum. Padahal ini kondisi yang gak bagus gaes. Saat tidur, air minum dapat bercampur dengan asam lambung. Karena kondisi tidur yang datar, air yang sudah bercampur tadi akan ikut mengalir ke tenggorokan dan menyebabkan korosif di saluran cerna dan saluran napas atas.

Kondisi ini juga sering mengakibatkan GERD (Gastro Eso Fageal Refluks) atau loncatan asam lambung. Gejalanya adalah rasa panas di daerah kerongkongan dan rasa asam-pahit di mulut

*dan, sebelum tidur jangan lupa baca doa gaes

JADI GIMANA SIH ATURAN MINUM AIR YANG BENAR ??

1. Minumlah air putih secukupnya dan sewajarnya (tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak)

2. Yang dikatakan terlalu banyak dan berlebihan itu seberapa sih?
Terkait berbagai dampak fatal yang terjadi pada perlari maraton akibat terlalu banyak minum air putih, International Marathon Medical Directors Association (IMMDA) menyarankan agar kita mengkonsumsi air minum saat kita merasa haus dan dahaga. Konsumsilah air minum secukupnya dan tidak berlebihan, yaitu tidak lebih dari 0.03 liter per kg berat badan. Jadi, misalnya seseorang memiliki berat badan 50 kg, konsumsi air minum yang diperbolehkan untuk orang tersebut adalah tidak lebih dari 1.5 liter per hari.

Rekomendasi ini menjadi sangat logis, karena berat badan seseorang tentunya berpengaruh pada jumlah kebutuhan air yang harus diminumnya perhari. Orang yang lebih gemuk (berat badan lebih besar) tentunya membutuhkan air dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan orang yang kurus.

3. Bila kita sering mendengar anjuran untuk mengkonsumsi air sebanyak 2 liter perhari, itu bukan berarti semua kebutuhan air yang diperlukan tubuh harus berasal dari air putih. Dua liter yang dianjurkan tersebut bisa juga termasuk dari makanan atau minuman yang banyak mengandung air, misalnya sup, air susu, buah, atau jenis

4. Aturan minum 2 liter perhari berlaku bagi orang sehat. Sementera untuk penderita ginjal tentulah harus dibatasi, tidak boleh minum air putih terlalu banyak, karena akan semakin memperberat kerja ginjalnya.

5. Minumlah air putih secara bertahap, jangan sekaligus dalam satu waktu. Contohnya, 1 gelas setelah bangun tidur, dilanjutkan 1 gelas sebelum dan sesudah sarapan, kemudian 1 gelas sebelum dan sesudah makan siang, satu gelas sebelum dan sesudah makan malam

6. Kebutuhan air per hari untuk tiap-tiap orang berbeda bergantung pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Untuk itu, minumlah secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing dan minumlah saat Anda merasa haus, karena haus dan dahaga adalah indikator terbaik untuk mengetahui kapan saatnya tubuh kita membutuhkan minum.

Iklan

Pengertian Phobia, Penyebab dan Macam-macam Phobia

Hampir semua orang pernah mengalami ketakutan terhadap sesuatu, baik itu hewan, benda-benda, keadaan gelap dan lain-lain. kita ambil contoh phobia terhadap kelabang. Takut pada kelabang – Bentuk ketakutan atau phobia? Semua orang pasti takut melihat kelabang atau lipan yang tengah merayap. Ketakutan seperti itu rasional, sebab binatang yang satu ini berbisa. Tapi, ada orang yang memiliki ketakutan yang tidak rasional terhadap binatang ini. Mereka dapat digolongkan sebagai penderita phobia kelabang.

Sebut saja mawar. Ia mengaku sejak kecil paling takut dengan kelabang, tanpa tahu sebab musibahnya. “Pokoknya takut aja. Digigit sih belum pernah,” katanya. Pernah sekali waktu, di rumah orangtuanya, mawar hendak kebelakang. Tiba-tiba dia melihat seekor kelabang lewat di atas sandal yang hendak dipakainya. Sejak saat itu juga, dia tidak mau memakai sandal tersebut selamanya. “Selain takut, saya geli melihat badannya yang hitam pekat dengan kaki yang banyak banget,” ungkapnya.

Memang, kata mawar, saat ini dia jarang ketemu kelabang. Tapi, dia mengaku, sampai sekarang, masih sangat takut bertemu dengan binatang berkaki banyak itu. “Untuk itu, saya sangat ekstra hati-hati bila memasuki suatu tempat yang baru. Siapa tahu ada kelabangnya di situ,” ujarnya.

Takut Atau Phobia?

Karena kelabang merupakan binatang berbisa, menurut psikiater Dr. Mardi Susanto, wajar bila seseorang takut padanya. “Sebab orang yang digigit kelabang akan merasa sakit, bahkan dapat menderita demam. Jadi, masuk akal bila orang takut. Tapi, rasa takut itu ada pula yang tidak masuk akal sehingga dinamakan phobia, “ ungkap psikiater yang berpraktek di Jakarta Itu.

Lebih jelasnya, kata Mardi, ketakutan yang masuk akal itu adalah bisa kelabang memang berjalan di atas tubuhnya. Dan itu bukan phobia. Sebab, ketakutannya yang nyata karena kelabang itu berbisa. “Semua orang pasti takut bila ada hewan berbisa yang berjalan-jalan di atas tubuhnya, kecuali pawangnya,” jelasnya.

Tetapi, demikian Mardi, kalau sang kelabang masih jauh dalam arti tidak mendekati atau sedang berjalan di atas tubuhnya, tapi dia ketakutan bahkan sampai menjerit, atau mukanya pucat, keringat dingin, lari terbirit-birit atau sampai terbawa mimpi, itu baru namanya phobia. “ Apalagi bila sampai orang bersangkutan tidak mau menggunakan sandal atau baju yang pernah dilewati oleh si kelabang” ungkap Mardi memberi ulasan contoh tentang mengalaman mawar di atas.

Phobia, kata Mardi, adalah ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu obyek, aktivitas atau sesuatu yang spesifik dan menimbulkan keinginan yang sangat mendesak untuk menhindari obyek, aktifitas atau situasi yang ditakuti tersebut.

Jadi kalau ketakutannya menetap ( setiap ketemu kelabang pasti cemas atau takut), tidak rasional dan berlebihan, serta ada desakan-desakan yang irasional untuk menghindarinya, maka itu bisa dimasukkan ke dalam kelompok phobia. “Cemasnya ini nggak main-main. Begitu dia melihat kelabang (walaupun dalam jarang yang cukup jauh), dia bisa betul-betul berteriak atau lari terbirit-birit. Bahkan yang parah,bia dia melihat kelabang, bisa jadi malamnya terbawa mimpi,” ujar Mardi mengulanginya.

Pengertian Phobia Simplex

Menurut Mardi, phobia kelabang memang belum dibakukan sebai salah satu jenis phobia. Namun, kenyataannya ada sebagian orang yang menderitanya. Tapi phobia itu kan dibagi menjadi angoraphobia, social phobia, dan phobia simplex. Nah, phobia kelabang ini termasuk dalam phobia simplex,” jelasnya.

Phobia simplex, kata Mardi, adalah ketakutan terhadap obyek tertentu dan sifatnya tidak rasional, serta ketakutannya menetap. Artinya, rasa takut atau cemasnya selalu timbul saat melihat obyek tertentu. “Seperti takut terhadap mayat, binatang, termasuk takut kepada kelabang,” ujarnya.

Memang, kata Mardi, ada penderita phobia kelabang yang tak mau menggunakan sesuatu seperti sandal atau sepatu yang telah dilewati oleh kelabang. Biasanya, mereka berpikiran, sang kelabang pasti telah meninggalkan bisanya di atas baju, sepatu atau sandal yang dijalarinya. “Ada juga yang memberikan alasan, dia tidak takut melainkan hanya geli saja melihatnya. Tapi, itu tidak benar. Mereka bilang begitu hanya karena mereka malu mengakui bahwa sebenarnya mereka takut. Kan manusia mempunyai rasa gengsi, sehingga dia bilang geli bukannya takut,” tegas Mardi.

Phobia Karena Pengalaman Masa Kecil

Lantas apa penyebab phobia kelabang ini? Menurut Mardi, ketakutan ini telah ada sejak kecil. Setelah mereka dewasa atau besar, ketakutannya timbul kembali karena adanya suatu konflik yang menyerupai konflik di masa kecil tadi. “Mungkin waktu kecil dia pernah lihat orang digigit kelabang atau kalajengking. Nah begitu dia besar, ingatan-ingatan itu muncul lagi dalam bentuk ketakutan yang bertambah,” paparnya.

Seperti phobia lainnya, demikian Mardi, penderita phobia kelabang biasanya tidak tahu penyebabnya. “Bahkan mereka sendiri tidak menyadari, bila mereka menyidap phobia kelabang,” tegasnya.

Jenis Terapi Untuk Mengobati Phobia

Mardi menjelaskan, terapi yang digunakan untuk menyembuhkan phobia kelabang sangat beraneka ragam, tergantung berat-ringannya phobia tersebut. Bila phobianya sudah sangat berat, menurut Mardi, biasanya digunakan psikofarmaka terapi. Caranya, dengan memberikan obat-obatan anti cemas. “Tapi, tentunya dibarengi dengan terapi lainnya. Tidak berdiri sendiri. Psikofarmaka diberika bila phobianya telah berat. Misalnya sampai terbawa mimpi atau selalu teringat, selalu menimbulkan cemas dengan puncaknya gangguan panik, misalnya,” papar Mardi.

Bila tidak, demikian Mardi, biasanya cukup dengan behovior therapy (terapi tingkah laku). Misalnnya dengan cara sensitikasi. “Kita perlihatkan gambar kelabang terlebih dahulu. Bila dia sudah tidak takut kepada gambar, kita perlihatkan kelabang hidup dalam jarang yang jauh. Semakin hari jaraknya semakin diperdekatkan,” ujarnya.

Tapi, karena kelabang makhluk yang berbisa, maka tentu pasien tidak pernah sampai menyentuh kelabang. Cukup dalam jarak satu meter saja misalnya. Cara ini, demikian Mardi, memakan waktu cukup lama. Perlu adaptasi.

Misalnnya, kalau dengan gambar saja sudah takut, tentunya tidak bisa langsung ditunjukkan kelabang hidup dalam jarak yang cukup jauh.” Jadi, proses penyembuhan mesti bertahap,” kata Mardi pula.

Selain itu, ada cara penyembuhan lainnya yang disebut flooding. Caranya, si penderita sekaligus diperlihatkan kelabang sesungguhnya dalam jarak dekat. Tentunya dengan pengamanan, sebab hewan itu berbisa. Menurut Mardi, kadang-kadang terapi ini bisa berhasil dalam waktu lebih cepat daripada sensitikasi.

Tapi, bila mental pasien tidak cukup kuat, maka cara flooding ini biasanya dikombinasikan dengan psikofarmaka. Jadi, sipenderita diberikan obat anti cemas, baru dilakukan flooding. Menurut Mardi, ada lagi cara lain, yakni punishment system, suatu bentuk terapi dengan memberi hukuman. Bila diperlihatkan gambar kelabang dan pasien takut, maka ia diberi hukuman. Sehingga, daripada dihukum pasien jadi (dipaksa) berani.

Ada juga terapi reward system. Misalnya bila pasien berani melihat kelabangg dari jarak dekat, dia diberi sesuatu hadiah. Namun, terapi punishment system dan reward system ini biasanya digunakan untuk penderita phobia yang masih kanak-kanak.

Dan berikut macam-macam phobia yang begitu aneh..

25). Globophobia

– Takut pada balon yang meledak

24). Ombrophobia

– Takut pada hujan

23). Geniophobia

– Takut pada dagu

22). Trypophobia

– Takut pada lubang

21). Pogonophobia

– Takut pada jenggot

20). Hippopotomonstrosesquipedaliophobia

– Takut pada kalimat panjang

19). Lipophobia

– Takut gemuk karena makan

18). Genuphobia

– Takut pada siku

17). Sanguivoriphobia

– Takut pada vampir

16). Ergophobia

– Takut untuk bekerja

15). Emetophobia

– Takut pada muntah

14). Arachibutyrophobia

– Takut pada selai kacang yang jatuh pada dinding mulut

13). Triskaidekaphobia

– Takut pada angka 13

12). Nomophobia

– Takut kehilangan kontak nomor telepon

11). Ancraophobia

– Takut pada angin

10). Ephebiphobia

– Takut menjadi muda

9). Xanthophobia

– Takut pada warna kuning

8). Myrmecophobia

– Takut pada semut

7). Turaphobia

– Takut pada keju

6). Anthophobia

– Takut pada bunga

5). Hylophobia

– Takut pada Kayu , Hutan , dan Pohon

4). Tetraphobia

– Takut pada angka 4

3). Omphalophobia

– Takut pada lubang perut

2). Scriptophobia

– Takut untuk menulis di tempat umum

1). Pentheraphobia

– Takut pada ibu sendiri

Gejala Yang Timbul Apabila Orang Terjangkit HIV

Gejala yang Timbul Jika Seseorang Positif Mengidap HIV

Penularan virus HIV memang tak melalui sentuhan kulit, atau kontak sosial semata. Namun kekhawatiran masyarakat pada kemungkinan tertular virus mematikan itu masih sangat besar, hingga bila ada pengidap AIDS yang berada di tengah masyarakat, maka pengucilan sosial akan terjadi.

Hal tersebut cukup beralasan, sebab informasi yang didapat masyarakat mengenai penyakit yang ditularkan melalui virus HIV memang masih sangat sedikit, termasuk gejala-gejala yang tampak bila seseorang mengidap virus tersebut.

Untuk itu, tak ada salahnya Anda turut memperhatikan gejala apa saja yang terlihat dalam tubuh seseorang, untuk antisipasi dini penularan virus HIV. Siapa tahu Anda bisa sekaligus menolong si penderita, agar tak menularkannya lagi ke orang lain.
Dilansir dari laman Boldsky, ini gejala seseorang dengan positif HIV:
Demam. Dalam masa inkubasi virus, maka penderita akan mengalami demam yang sering, dan dalam jangka waktu lama.

Kelelahan dan batuk kering. Tubuh penderita akan mudah kelelahan, dan menderita batuk kering tanpa dahak. Mirip sekali dengan yang dialami oleh perokok.

Kulit kering dan gatal. Jika diperhatikan, kulit penderita akan terlihat kering, gatal, kemerahan, serta mudah mengelupas.

Mual terus-menerus. Virus yang menyerang menyebabkan mereka mengalami mual yang berlangsung terus.

Sakit kepala. ODHA akan sering mengalami sakit kepala, terutama di malam hari.
Tak nafsu makan. Infeksi virus tersebut menyebabkan nafsu makan orang itu hilang. Jika berlangsung lebih dari 1 buan, segeralah periksakan diri ke dokter.

Penurunan berat badan yang signifikan. Efek dari kehilangan nafsu makan tentu adalah turunnya berat badan. Bila drastis sekali, maka bisa jadi itu tanda dari HIV positif.

Ruam kulit. Ruam kulit atau kulit kemerahan yang perih bila berlangsung terus menerus ada kemungkinan merupakan gejala dari HIV positif.
Kelenjar getah bening bengkak. Bengkaknya kelenjar getah bening, bisa mengindikasikan virus sedang menyerang.

Bila gejala-gejala tersebut tampak dalam diri seseorang, tolonglah dengan membawanya ke dokter atau rumah sakit terdekat. Itu untuk mencegah penularan yang bisa dilakukan oleh orang tersebut pada manusia lain.

Makanan Kadaluarsa Yang Masih Bisa Di Makan

Besss,,Makanan yang dijual dalam kemasan memiliki masa kadaluwarsanya masing- masing, tergantung dari kapan makanan
itu diproduksi. Berikut adalah 5 jenis makanan yang masih bisa dikonsumsi meskipun sudah melewati tanggal kadaluwarsanya.

1. Soda
Minuman soda memiliki kandungan
bahan kimia serta aditif yang
mengawetkannya, sehingga selama botol yang menyimpan minuman tersebut tak penyok atau menggembung, maka Anda masih bisa mengkonsumsinya hingga 9 bulan setelah tanggal kadaluwarsanya.

2. Mentega
Mentega tidak sama seperti produk susu, yang langsung tidak bisa dikonsumsi lagi bila lewat tanggal kadaluwarsanya. Mentega yang lewat masa kedaluwarsa masih bisa dikonsumsi selama Anda belum membuka bungkus plastiknya.

3. Ayam beku
Ayam yang dibekukan masih dapat
dikonsumsi selama kondisi bekunya tidak berubah walau masa kadaluwarsanya sudah lewat 1 bulan. Anda bisa memasaknya seperti biasa tanpa adanya
perlakuan khusus pada ayam beku
tersebut.

4. Sereal
Selama bungkusnya tertutup rapat, sereal yang masa berlakunya sudah lewat 1 bulan masih bisa Anda konsumsi.

5. Keripik
Keripik mengandung bahan pengawet dan kondisi keringnya mencegah bakteri berkembang cepat, sehingga masih bisa
dimakan walau sudah melewati tanggal kadaluwarsanya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak
diinginkan, sebaiknya Anda menghindari makanan yang sudah kadaluwarsa dan memilih makanan yang lebih segar atau baru.Untuk mndptkan gizi yang juga baik juga

Manfaat Dari Buah Durian

Sebagian orang setuju jika durian adalah raja dari segala buah sementara sebagian lain merasa tidak nyaman karena aroma menyengat yang menjadi ciri khasnya. Manfaat buah durian sudah banyak dibahas oleh pakar kesehatan namun ada fakta menarik dibalik kandungan nutrisi yang tersembunyi di dalam buah berduri ini. Berikut beberapa fakta penting tentang durian yang harus anda ketahui.

Buah-buahan merupakan anugerah alam yang banyak memberikan kebaikan bagi tubuh manusia. Vitamin, mineral, anti-oksidan dan banyak jenis nutrisi alami terjaga kemurniannya untuk memberikan khasiat kesehatan secara maksimal. Pernahkah anda bersyukur kepada tuhan atas diciptakannya berbagai jenis buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan?

Tahukah anda, indonesia merupakan salah satu dari tiga negara penghasil buah durian terbesar di dunia?

Fakta pertama mengatakan hanya ada tiga negara di dunia yang mampu menghasilkan durian dengan kualitas terbaik. Indonesia, Brunei dan Malaysia sudah diakui oleh seluruh masyarakat internasional sebagai negara asal buah durian.

Fakta kedua tentang cita rasa durian yang terbatas bagi orang indonesia yaitu manis, sedikit pahit dan legit. Sedangkan bagi lidah orang luar, buah durian memiliki cita rasa yang lebih beragam seperti yang diungkapkan seorang pakar nutrisi asal inggris yaitu Alfred Russel Wallace yang mengatakan “Durian merupakan buah seperti puding dengan daging buah yang pulen serta diperkaya rasa almond, kadang-kadang seperti rasa es krim keju, bercampur saus bawang, anggur dan bermacam rasa unik lainnya.”

Fakta ketiga tentang salah kaprah persepsi orang indonesia yaitu buah durian merupakan penghasil kolesterol jahat bagi tubuh. Menurut Panca Jarot Santoso, S.P., M.Sc peneliti di Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, belum ada tanaman di dunia ini yang menghasilkan kolesterol. Faktanya 80% kolesterol berasal dari sintesa tubuh dan 20% berasal dari lemak hewani.