Pengertian Phobia, Penyebab dan Macam-macam Phobia

Hampir semua orang pernah mengalami ketakutan terhadap sesuatu, baik itu hewan, benda-benda, keadaan gelap dan lain-lain. kita ambil contoh phobia terhadap kelabang. Takut pada kelabang – Bentuk ketakutan atau phobia? Semua orang pasti takut melihat kelabang atau lipan yang tengah merayap. Ketakutan seperti itu rasional, sebab binatang yang satu ini berbisa. Tapi, ada orang yang memiliki ketakutan yang tidak rasional terhadap binatang ini. Mereka dapat digolongkan sebagai penderita phobia kelabang.

Sebut saja mawar. Ia mengaku sejak kecil paling takut dengan kelabang, tanpa tahu sebab musibahnya. “Pokoknya takut aja. Digigit sih belum pernah,” katanya. Pernah sekali waktu, di rumah orangtuanya, mawar hendak kebelakang. Tiba-tiba dia melihat seekor kelabang lewat di atas sandal yang hendak dipakainya. Sejak saat itu juga, dia tidak mau memakai sandal tersebut selamanya. “Selain takut, saya geli melihat badannya yang hitam pekat dengan kaki yang banyak banget,” ungkapnya.

Memang, kata mawar, saat ini dia jarang ketemu kelabang. Tapi, dia mengaku, sampai sekarang, masih sangat takut bertemu dengan binatang berkaki banyak itu. “Untuk itu, saya sangat ekstra hati-hati bila memasuki suatu tempat yang baru. Siapa tahu ada kelabangnya di situ,” ujarnya.

Takut Atau Phobia?

Karena kelabang merupakan binatang berbisa, menurut psikiater Dr. Mardi Susanto, wajar bila seseorang takut padanya. “Sebab orang yang digigit kelabang akan merasa sakit, bahkan dapat menderita demam. Jadi, masuk akal bila orang takut. Tapi, rasa takut itu ada pula yang tidak masuk akal sehingga dinamakan phobia, “ ungkap psikiater yang berpraktek di Jakarta Itu.

Lebih jelasnya, kata Mardi, ketakutan yang masuk akal itu adalah bisa kelabang memang berjalan di atas tubuhnya. Dan itu bukan phobia. Sebab, ketakutannya yang nyata karena kelabang itu berbisa. “Semua orang pasti takut bila ada hewan berbisa yang berjalan-jalan di atas tubuhnya, kecuali pawangnya,” jelasnya.

Tetapi, demikian Mardi, kalau sang kelabang masih jauh dalam arti tidak mendekati atau sedang berjalan di atas tubuhnya, tapi dia ketakutan bahkan sampai menjerit, atau mukanya pucat, keringat dingin, lari terbirit-birit atau sampai terbawa mimpi, itu baru namanya phobia. “ Apalagi bila sampai orang bersangkutan tidak mau menggunakan sandal atau baju yang pernah dilewati oleh si kelabang” ungkap Mardi memberi ulasan contoh tentang mengalaman mawar di atas.

Phobia, kata Mardi, adalah ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu obyek, aktivitas atau sesuatu yang spesifik dan menimbulkan keinginan yang sangat mendesak untuk menhindari obyek, aktifitas atau situasi yang ditakuti tersebut.

Jadi kalau ketakutannya menetap ( setiap ketemu kelabang pasti cemas atau takut), tidak rasional dan berlebihan, serta ada desakan-desakan yang irasional untuk menghindarinya, maka itu bisa dimasukkan ke dalam kelompok phobia. “Cemasnya ini nggak main-main. Begitu dia melihat kelabang (walaupun dalam jarang yang cukup jauh), dia bisa betul-betul berteriak atau lari terbirit-birit. Bahkan yang parah,bia dia melihat kelabang, bisa jadi malamnya terbawa mimpi,” ujar Mardi mengulanginya.

Pengertian Phobia Simplex

Menurut Mardi, phobia kelabang memang belum dibakukan sebai salah satu jenis phobia. Namun, kenyataannya ada sebagian orang yang menderitanya. Tapi phobia itu kan dibagi menjadi angoraphobia, social phobia, dan phobia simplex. Nah, phobia kelabang ini termasuk dalam phobia simplex,” jelasnya.

Phobia simplex, kata Mardi, adalah ketakutan terhadap obyek tertentu dan sifatnya tidak rasional, serta ketakutannya menetap. Artinya, rasa takut atau cemasnya selalu timbul saat melihat obyek tertentu. “Seperti takut terhadap mayat, binatang, termasuk takut kepada kelabang,” ujarnya.

Memang, kata Mardi, ada penderita phobia kelabang yang tak mau menggunakan sesuatu seperti sandal atau sepatu yang telah dilewati oleh kelabang. Biasanya, mereka berpikiran, sang kelabang pasti telah meninggalkan bisanya di atas baju, sepatu atau sandal yang dijalarinya. “Ada juga yang memberikan alasan, dia tidak takut melainkan hanya geli saja melihatnya. Tapi, itu tidak benar. Mereka bilang begitu hanya karena mereka malu mengakui bahwa sebenarnya mereka takut. Kan manusia mempunyai rasa gengsi, sehingga dia bilang geli bukannya takut,” tegas Mardi.

Phobia Karena Pengalaman Masa Kecil

Lantas apa penyebab phobia kelabang ini? Menurut Mardi, ketakutan ini telah ada sejak kecil. Setelah mereka dewasa atau besar, ketakutannya timbul kembali karena adanya suatu konflik yang menyerupai konflik di masa kecil tadi. “Mungkin waktu kecil dia pernah lihat orang digigit kelabang atau kalajengking. Nah begitu dia besar, ingatan-ingatan itu muncul lagi dalam bentuk ketakutan yang bertambah,” paparnya.

Seperti phobia lainnya, demikian Mardi, penderita phobia kelabang biasanya tidak tahu penyebabnya. “Bahkan mereka sendiri tidak menyadari, bila mereka menyidap phobia kelabang,” tegasnya.

Jenis Terapi Untuk Mengobati Phobia

Mardi menjelaskan, terapi yang digunakan untuk menyembuhkan phobia kelabang sangat beraneka ragam, tergantung berat-ringannya phobia tersebut. Bila phobianya sudah sangat berat, menurut Mardi, biasanya digunakan psikofarmaka terapi. Caranya, dengan memberikan obat-obatan anti cemas. “Tapi, tentunya dibarengi dengan terapi lainnya. Tidak berdiri sendiri. Psikofarmaka diberika bila phobianya telah berat. Misalnya sampai terbawa mimpi atau selalu teringat, selalu menimbulkan cemas dengan puncaknya gangguan panik, misalnya,” papar Mardi.

Bila tidak, demikian Mardi, biasanya cukup dengan behovior therapy (terapi tingkah laku). Misalnnya dengan cara sensitikasi. “Kita perlihatkan gambar kelabang terlebih dahulu. Bila dia sudah tidak takut kepada gambar, kita perlihatkan kelabang hidup dalam jarang yang jauh. Semakin hari jaraknya semakin diperdekatkan,” ujarnya.

Tapi, karena kelabang makhluk yang berbisa, maka tentu pasien tidak pernah sampai menyentuh kelabang. Cukup dalam jarak satu meter saja misalnya. Cara ini, demikian Mardi, memakan waktu cukup lama. Perlu adaptasi.

Misalnnya, kalau dengan gambar saja sudah takut, tentunya tidak bisa langsung ditunjukkan kelabang hidup dalam jarak yang cukup jauh.” Jadi, proses penyembuhan mesti bertahap,” kata Mardi pula.

Selain itu, ada cara penyembuhan lainnya yang disebut flooding. Caranya, si penderita sekaligus diperlihatkan kelabang sesungguhnya dalam jarak dekat. Tentunya dengan pengamanan, sebab hewan itu berbisa. Menurut Mardi, kadang-kadang terapi ini bisa berhasil dalam waktu lebih cepat daripada sensitikasi.

Tapi, bila mental pasien tidak cukup kuat, maka cara flooding ini biasanya dikombinasikan dengan psikofarmaka. Jadi, sipenderita diberikan obat anti cemas, baru dilakukan flooding. Menurut Mardi, ada lagi cara lain, yakni punishment system, suatu bentuk terapi dengan memberi hukuman. Bila diperlihatkan gambar kelabang dan pasien takut, maka ia diberi hukuman. Sehingga, daripada dihukum pasien jadi (dipaksa) berani.

Ada juga terapi reward system. Misalnya bila pasien berani melihat kelabangg dari jarak dekat, dia diberi sesuatu hadiah. Namun, terapi punishment system dan reward system ini biasanya digunakan untuk penderita phobia yang masih kanak-kanak.

Dan berikut macam-macam phobia yang begitu aneh..

25). Globophobia

– Takut pada balon yang meledak

24). Ombrophobia

– Takut pada hujan

23). Geniophobia

– Takut pada dagu

22). Trypophobia

– Takut pada lubang

21). Pogonophobia

– Takut pada jenggot

20). Hippopotomonstrosesquipedaliophobia

– Takut pada kalimat panjang

19). Lipophobia

– Takut gemuk karena makan

18). Genuphobia

– Takut pada siku

17). Sanguivoriphobia

– Takut pada vampir

16). Ergophobia

– Takut untuk bekerja

15). Emetophobia

– Takut pada muntah

14). Arachibutyrophobia

– Takut pada selai kacang yang jatuh pada dinding mulut

13). Triskaidekaphobia

– Takut pada angka 13

12). Nomophobia

– Takut kehilangan kontak nomor telepon

11). Ancraophobia

– Takut pada angin

10). Ephebiphobia

– Takut menjadi muda

9). Xanthophobia

– Takut pada warna kuning

8). Myrmecophobia

– Takut pada semut

7). Turaphobia

– Takut pada keju

6). Anthophobia

– Takut pada bunga

5). Hylophobia

– Takut pada Kayu , Hutan , dan Pohon

4). Tetraphobia

– Takut pada angka 4

3). Omphalophobia

– Takut pada lubang perut

2). Scriptophobia

– Takut untuk menulis di tempat umum

1). Pentheraphobia

– Takut pada ibu sendiri

Iklan

Cinta Itu Seperti Halnya Penyakit

Cinta itu bisa di ibaratkan penyakit. Kenapa??
Ga ada toh di dunia ini yang ga pernah kena penyakit? Nah, cinta itu kayak gitu. Semua orang pernah kena penyakit, semua orang juga pernah kena sama hal yang disebut cinta.

Berikut penjelasan mengenai cinta dan penyakit.

Ada satu penyakit namanya migren. Migren itu seperti cinta yang bertepuk sebelah tangan. Coba kamu sakit kepala sebelah, sakit kan? Nah cinta bertepuk sebelah tangan juga rasanya
sakit.

Ada lagi penyakit namanya magh. Magh itu penyebabnya adalah telat makan. Kalau kita ibaratkan dengan cinta, magh itu sama kayak orang yang telat mengungkapkan cinta. Telat makan bisa sakit magh, telat mengungkapkan cinta bisa bikin sakit hati.

Penyakit selanjutnya itu diabetes. Diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena kelebihan gula. Jika kita hubungkan dengan sebuah hubungan, diabetes itu seperti pacar
yang perhatiannya berlebihan. Karena
berlebihan, justru malah membuat
pasangannya merasa dikekang dan dibatas- batasi. Makanya,mengonsumsi gula jangan berlebih dan ngasih perhatian juga harus sesuai takarannya.

Berikutnya ada penyakit susah tidur alias insomnia. Kalau dalam hal cinta, insomnia ini bukan kurang tidur, tapi kurang kasih sayang. Kurang tidur bikin kantung mata kita bengkak, kurang kasih sayang bikin kandung rindu kita
penuh. Soalnya gak tahu mau dikesiapain rindunya.

Keram. Keram itu biasanya terjadi karena kurangnya pemanasan. Akibatnya, otot kita jadi tegang dan kaku. Ini sama kayak PDKT. PDKT
itu ibarat pemanasan, kalau kamu kurang lama PDKTnya, pas jadian hubungan kalian bisa tegang dan kaku. Kalau PDKTnya terlalu cepat dan langsung jadian, banyak hal yang kamu
belum tahu tentang si dia, dan itu bisa bikin hubungan kalian sering bersitegang.

Ternyata banyak juga penyakit yang bisa kita analogiin sama cinta. Mungkin memang bener kawan-kawan, cinta itu sumber dari segala kesakitan, dan jangan takut jatuh cinta kalau kita siap menerima rasa sakitnya.

“Rayakan cinta, rayakan kegilaan. Rayakan kegilaan, penderitaan hasilnya”

Gejala Yang Timbul Apabila Orang Terjangkit HIV

Gejala yang Timbul Jika Seseorang Positif Mengidap HIV

Penularan virus HIV memang tak melalui sentuhan kulit, atau kontak sosial semata. Namun kekhawatiran masyarakat pada kemungkinan tertular virus mematikan itu masih sangat besar, hingga bila ada pengidap AIDS yang berada di tengah masyarakat, maka pengucilan sosial akan terjadi.

Hal tersebut cukup beralasan, sebab informasi yang didapat masyarakat mengenai penyakit yang ditularkan melalui virus HIV memang masih sangat sedikit, termasuk gejala-gejala yang tampak bila seseorang mengidap virus tersebut.

Untuk itu, tak ada salahnya Anda turut memperhatikan gejala apa saja yang terlihat dalam tubuh seseorang, untuk antisipasi dini penularan virus HIV. Siapa tahu Anda bisa sekaligus menolong si penderita, agar tak menularkannya lagi ke orang lain.
Dilansir dari laman Boldsky, ini gejala seseorang dengan positif HIV:
Demam. Dalam masa inkubasi virus, maka penderita akan mengalami demam yang sering, dan dalam jangka waktu lama.

Kelelahan dan batuk kering. Tubuh penderita akan mudah kelelahan, dan menderita batuk kering tanpa dahak. Mirip sekali dengan yang dialami oleh perokok.

Kulit kering dan gatal. Jika diperhatikan, kulit penderita akan terlihat kering, gatal, kemerahan, serta mudah mengelupas.

Mual terus-menerus. Virus yang menyerang menyebabkan mereka mengalami mual yang berlangsung terus.

Sakit kepala. ODHA akan sering mengalami sakit kepala, terutama di malam hari.
Tak nafsu makan. Infeksi virus tersebut menyebabkan nafsu makan orang itu hilang. Jika berlangsung lebih dari 1 buan, segeralah periksakan diri ke dokter.

Penurunan berat badan yang signifikan. Efek dari kehilangan nafsu makan tentu adalah turunnya berat badan. Bila drastis sekali, maka bisa jadi itu tanda dari HIV positif.

Ruam kulit. Ruam kulit atau kulit kemerahan yang perih bila berlangsung terus menerus ada kemungkinan merupakan gejala dari HIV positif.
Kelenjar getah bening bengkak. Bengkaknya kelenjar getah bening, bisa mengindikasikan virus sedang menyerang.

Bila gejala-gejala tersebut tampak dalam diri seseorang, tolonglah dengan membawanya ke dokter atau rumah sakit terdekat. Itu untuk mencegah penularan yang bisa dilakukan oleh orang tersebut pada manusia lain.

Alasan Kenapa Rasa Sedih Begitu Awet Di Rasakan

Perasaan senang atau marah bisa hilang sekejap saja di benak banyak orang. Justru sebaliknya, ketika sedih, perasaan tersebut seolah-olah bisa awet bertahan di benak Anda. Tak perlu bingung, sebuah studi menemukan penyebab ‘awetnya’ perasaan sedih itu kok.

Berdasarkan data dalam studi di Catholic University of Leuven, Belgia, sedih merupakan perasaan yang paling lama bertahan dibandingkan 4 emosi lainnya yakni marah, berharap, bangga, dan antusias. Pada dasarnya, terdapat dua faktor yang memengaruhi bertahannya sebuah perasaan.

“Perasaan yang terkait dengan peristiwa besar dalam hidup misalnya kehilangan orang tercinta bisa akan lebih lama hilang karena berhubungan dengan kenyataan yang ada. Semakin nyata peristiwa yang dirasakan maka emosi yang berhubungan dengan peristiwa itu akan semakin awet,” terang psikolog Philippe Verduyn, salah satu penulis studi.

Sama halnya dengan ketika seseorang baru diterima bekerja, antusiasnya akan lebih tinggi karena saat itu tumbuh harapan dari peristiwa yang terjadi, yakni adanya pekerjaan dalam kehidupan yang bersangkutan, demikian ditambahkan Verduyn.

“Faktor kedua adalah ruminasi atau perenungan terhadap kejadian yang dialami yang membuat Anda sulit menghilangkan atau melupakan kejadian yang dialami sehingga perasaan Anda akan membekas lebih lama,” lanjut Verduyn.

Padahal, menurut Verduyn perenungan tidak berarti apa-apa dan justru memperburuk pada keadaan seseorang. Oleh karena itulah, dengan cara kerja pasif, dikatakan Verduyn, makin sering merenung setelah terjadi sebuah peristiwa maka semakin sulit Anda melupakan peristiwa tersebut.

“Jika peristiwa itu positif atau membahagiakan pastinya sangat menguntungkan. Tetapi jika peristiwa negatif yang selalu Anda renungkan pastinya akan berdampak buruk pada diri Anda,” kata Verduyn dalam Journal Motivation and Emotion

Untuk membantu mempercepat hilangnya ingatan buruk atau peristiwa negatig, Verduyn menyarankan Anda untuk bisa mengalihkan waktu agar tidak ada ruang kosong untuk merenung peristiwa menyedihkan yang Anda alami.

“Selain melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda, meditasi juga bisa membantu Anda. Tetapi bukan berarti kita harus menghapus segala kenangan buruk dalam hidup kita sebab masa lalu penting juga untuk kita dalam menentukan keputusan di masa depan,” pungkas Verduyn.

Penemu Yang Berpengaruh Dari Indonesia

Indonesia memang belum menjadi negara superpower seperti Amerika dan sebagian besar negara di Eropa. Tapi kita harus bangga, bahwa ternyata ada banyak penemuan penting yang ditemukan oleh ilmuwan yang lahir di bumi pertiwi tercinta. Siapa sangka bahwa telepon satelit yang tidak akan kehilangan sinyal di manapun itu ternyata ditemukan oleh putra bangsa Indonesia?

5 Ilmuwan ini akan menjadi motivasi bagi Anda untuk terus berkarya. Selain telepon satelit, penemuan kelas dunia apalagi yang membuat nama Indonesia makin harum dan memberi semangat untuk terus berkarya?

1. Warsito Purwo Taruno – Penemu Pembasmi Kanker

Laki-laki asal Karanganyar, Jawa Tengah ini penampilannya sederhana dan raut wajahnya juga tidak terlihat serius sekali seperti gambaran ilmuwan yang ada di televisi. Namun siapa sangka, ia telah menemukan beberapa alat yang kini digunakan oleh perusahaan-perusahaan minyak kelas dunia dan juga bisa menyembuhkan kanker yang ganas di dalam tubuh manusia? Ya, penemuannya ini telah terbukti menyembuhkan kakak perempuannya dari kanker payudara dan seorang remaja laki-laki dari kanker otak yang dideritanya.

Alat yang konsepnya 4 dimensi ini terbagi menjadi beberapa fungsi yaitu brain activity scanner, breast activity scanner, brain cancer electro capacitive therapy, dan breast cancer electro capacitive therapy. Cara kerjanya adalah mendeteksi sel-sel kanker yang ganas dan membunuhnya hingga bersih tak bersisa. Kini penemuannya sudah dipakai di rumah sakit besar di beberapa negara yaitu  Indonesia, India, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Eropa, China, dan Taiwan.

2. B.J Habibie – Mantan Presiden Sekaligus Ilmuwan Pemecah Masalah Rumit Dunia Penerbangan

Tanpa ada otak brilian dari laki-laki berusia 78 tahun ini, mungkin pemilik maskapai harus menelan kepahitan pesawat tiba-tiba rusak dan jatuh berulang kali. Sejak pertama kali alat transportasi udara ini ditemukan, ada beberapa masalah besar yang melingkupinya.

Beberapa di antaranya adalah keretakan yang terjadi pada bodi pesawat karena ‘kelelahan’ serta konstruksi bagian belakang pesawat yang sering tidak stabil. Siapa yang bisa memecahkan cara untuk mengatasinya? Kenalkan, beliau adalah B.J Habibie, Presiden ketiga R.I dan ilmuwan kehormatan di Jerman.

Memiliki kecerdasan yang tidak tertandingi dan juga sifat pantang menyerah membawanya kuliah di Jerman dan juga bekerja di HFB (Hamburger Flugzeugbau). Di perusahaan ini, ia dimasukkan ke tim riset dan pengembangan, diberikan PR yang cukup fantastis yaitu menemukan solusi atas masalah-masalah di atas. Di tangan suami Hj. Almh. Ainun Habibie ini, dalam kurun waktu 1 tahun saja beberapa ketakutan akan pesawat terbang bisa diatasi. Keren banget kan?

3. Ricky Elson – Dapat Gaji Hibah Dari Dahlan Iskan Atas Penemuan Mobil Listriknya

Dahlan Iskan bisa dibilang sebagai salah satu Menteri paling kompeten di masa pemerintahan SBY 2009-2014 kemarin. Komitmennya untuk memajukan teknologi di Indonesia tidak main-main. Ia menghibahkan gajinya sebagai Menteri BUMN untuk Ricky Elson yang ia minta untuk mengembangkan mobil listrik agar Indonesia menjadi pionir penemu mobil tanpa BBM pertama di dunia.

Ricky Elson masih muda, usianya 34 tahun dan punya semangat tinggi untuk memberikan sumbangsih pada bangsanya. Walau Ricky tidak mengenyam pendidikan strata 1, namun kecerdasan dan idenya tidak bisa disepelekan. Ia bersama timnya membuat mobil listrik yang diberinama Selo dan Gendis, dipamerkan di KTT APEC yang telah dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2013 di Denpasar, Bali. Tuh kan, salah satu bukti bahwa jika mau terus belajar, tidak sekolah s1 pun tidak masalah.

4. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo –  Radar Satelit Bumi Temuannya Dipakai Oleh Ratusan Negara

Ia merupajan penemu dan pemegang paten  antena mikrostrip (antena berbentuk cakram berdiameter 12 sentimeter dan tebal 1,6 milimeter) yang dapat digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan satelit, dikutip dari wikipedia.

Lewat pusat penelitiannya, ia memberikan beasiswa pada murid SD hingga universitas untuk melanjutkan pendidikan. Ia percaya bahwa banyak anak Indonesia yang berpotensi untuk menjadi penemu hebat di masa depan. That’s why, ia tidak segan mengucurkan dana untuk mewujudkan hal ini. Salut sekali pak!

5. Adi Rahman Adiwoso – Menyambungkan Seluruh Dunia Via Telepon Satelit Temuannya

Pernahkah Anda membayangkan, tinggal di pelosok Indonesia atau sedang ada tugas di nun jauh pedalaman sana, di mana tidak ada sinyal provider selular satupun yang nyaut di HP Anda? Nah lo, kalo tersesat bagaimana? Kalau butuh komunikasi? Silahkan bernapas lega, Adi Rahman Adiwoso memecahkan masalah ini. Ia menemukan telepon satelit yang terhubung langsung dengan satelit di atas sana, jadi no signal? no problem.

Adi Rahman memanfaatkan satelit garuda 1 untuk mewujudkan gambaran teknologi telepon satelit ini. Menyadari bahwa masih banyak blank spot alias daerah yang tidak terjangkau sinyal provider di dunia ini (misalnya saja: di dalam hutan, lepas pantai dan masih banyak lagi) Adi terpacu untuk membuat inovasi ini. Berkolaborasi dengan perusahaan lain untuk satelit dan pirantinya, Adi Rahman telah membantu Indonesia keluar dari susahnya berkomunikasi di blank spot. Ia dan timnya  membebaskan 2.975 desa di 40 kabupaten di Indonesia dari isolasi telekomunikasi dengan perangkatnya yang berbasis satelit.

Bangga saja pada mereka tidak cukup, tapi mengapresiasi dan juga terus berinovasi juga menjadi langkah penting agar Indonesia terus mencetak generasi berkualitas dan berdedikasi. Penemuan tidak harus boombastis tapi bermanfaat bagi banyak orang. Setuju?