Jika Pria Melakukan 8 Hal Ini Tanpa Di Minta, Dia Layak Buat Di Pertahankan

Pria sempurna memang tidak ada di jagat raya. #catetgaes
Ya, hampir jarang sekali ada pria yang memiliki ketampanan, kesabaran, kepekaan, dan pengertian seperti banyak digambarkan oleh FTV
ataupun drama Korea. Tapi bukan berarti tidak ada jenis pria yang tak lebih baik dari mayoritas pria lain di luar sana.

Jika sekarang lo para cewek ada pria yang setia mendampingi disisi, coba lihat lagi bagaimana perlakuannya pada lo selama ini. Apabila pria lo sudah melakukan 8 hal ini tanpa diminta lagi — jangan biarkan dia pergi. lo iket tu pria lo kalau perlu.
Ini yang pertama

*Dia bisa mencintai diri lo apa adanya,

sepaket dengan kebiasaan ajaib yang lo punya.

Berbeda dengan pria kebanyakan yang ingin lo berlaku sesuai keinginannya, ia justru menghargai kepribadian lo apa adanya.Tak peduli jika lo memiliki kebiasaan ajaib yang sering terlihat konyol atau aneh, di matanya lo tetap gadis sempurna.

Mungkin saja lo memiliki suara tawa yang sedikit sumbang atau selera humor yang agak berbeda dari orang lain, namun hal itu bukanlah hal yang akan membuatnya merasa risih. Justru dia akan selalu menunjukkan bahwa kamu tetap istimewa dengan tidak menyoroti kelemahan lo dan tetap menyayangi lo.

*Pria yang seharusnya tidak lo lepaskan adalah ia yang selalu ada di saat lo sedang berada di titik terendah kehidupan.

Ia yang bisa menggenapkan lo adalah ia yang selalu ada di sisi lo di saat lo sedang berada di titik terendah kehidupan. Saat senang maupun duka datang bertandang dia tidak akan melepaskan genggaman. Mulai dari masalah besar macam urusan pekerjaan atau konflik keluarga, sampai perubahan emosi yang muncul saat PMS tidak membuatnya pergi.

Baginya masalah lo adalah masalahnya juga. Apa yang bisa dia lakukan untuk meringankan beban lo, sebagai wanita yang dicinta, akan diupayakan sekuat tenaga.

Ia ada di sana siap menangkap dan
melontarkan lo kembali di saat lo jatuh ke bawah.

*Dia memang tidak sesempurna seperti

deretan pria di film roman,namun yang

terbaik untuk membahagiakan lo

Dia memang bukanlah pria paling romantis yang setiap hari memberikan lo mawar atau rela kehujanan di bawah jendela kamar. Ia juga tidak memiliki figur sempurna seperti yang biasa lo lihat di layar kaca. Bahkan dia tidak memiliki ketampanan rupa, harta, maupun selalu tampil keren dalam berbusana.

Namun,ia selalu memiliki keinginan sederhana untuk membahagiakan lo. Dia tidak keberatan bekerja lebih keras untuk mewujudkan impian lo jalan-jalan ke Karimun Jawa di akhir bulan nanti. Dia juga tidak banyak mengeluh ketika harus ikut begadang menemani lo lembur mengerjakan maket yang harus dikumpulkan bulan depan.

Baginya kebahagiaan lo selalu jadi nomor satu. Apapun akan dilakukannya untuk itu.

*Pria yang enggan membuat lo tidur dalam keadaan memendam amarah, adalah dia dengan kasih yang melimpah.

Bertengkar merupakan hal yang biasa saat ego dua kepala tidak bisa disatukan. Beradu argumen juga merupakan hal wajar yang biasa kita temui dalam hubungan asmara. Terkadang bertengkar juga bisa menyehatkan hubungan. Lo maupun pasangan bisa menyampaikan apa yang sebenarnya kalian pendam dalam diam selama ini.

Namun, pria yang baik adalah ia yang tidak pernah membiarkan lo pergi tidur dalam keadaan sedang terbelit amarah. Ya, ia akan berbesar hati menyelesaikan permasalahan kalian berdua sebelum hari berganti.Ia tidak ingin kalian, terutama lo, terlalu lama tenggelam dalam rasa sedih dan amarah.

*Saat hari lo sedang buruk- buruknya dia selalu tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat hari lo kembali berwarna.

Di saat hari lo dipenuhi dengan duka dan kamu tak memiliki semangat untuk kembali bangkit, Lo tahu harus kemana mencarinya. Ya, pria lo adalah tempat pertama yang akan kamu tuju saat kamu membutuhkan suntikan semangat. Bertemu dengannya merupakan hal istimewa bagi lo.

Setiap kali menghabiskan waktu bersamanya lo akan gembira luar biasa dan merasa bahwa semangat lo akan kembali utuh bentuknya.Bersama dengannya dapat membuat lo tertawa lepas. Ya, ia adalah obat mujarab di saat hari lo terasa menyesakkan.

*Pria ini tidak pernah meragukan lo, begitu juga sebaliknya ia tak pernah memberikan lo alasan untuk
meragukannya.

Ia memahami bahwa terkadang kita, wanita,selalu ingin merasa benar. Untuk karena itu,ia tidak pernah berusaha mendebat atau memojokkan tiap kali lo melontarkan sesuatu.Ia mempercayai lo dan ingin menghindari konflik yang tak perlu. Ya, ia mempercayai lo dan tidak pernah meragukan lo.

Di sisi lain, ia juga tak memberikan satu alasan pun untuk meragukannya. Ia tidak melakukan hal dengan sengaja untuk membuat lo cemburu. Lewat segala tindakannya ia meyakinkan lo bahwa lo adalah satu-satunya.

*lo memang tak selalu dihujani oleh kata-kata cinta. Pria ini selalu punya cara sendiri untuk menunjukannya.

Pria yang mencintai lo dan harus lo pertahankan memang bukan dia yang gemar merapal kata sayang dan menghujani pujian kepada lo setiap waktu. Ia memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan cintanya pada lo. Dengan bahasa tubuh yang sederhana lo bisa merasakan rasa cintanya yang begitu besar.

Misalnya saja ia selalu berjalan di
arah kendaraan yang datang sewaktu kalian berdua menyeberang jalan, memastikan keselamatan lo. Atau dia menunggu lo masuk ke dalam rumah hingga mengunci pintu saat kalian berpisah di malam hari. lo bisa merasakan cinta yang begitu besar di sana. Ya, tindakannya memang lebih besar daripada ucapannya.

*Di depan siapapun dia, apapun keadaannya— lo merasa dia tetap orang yang sama.
Dia membuka sisinya yang paling jujur di
depan wanita yang dicinta.

Pria yang harus lo pertahankan adalah dia yang selalu bisa menjadi dirinya sendiri. Dia tidak akan berubah menjadi sok manis di depan orangtua lo atau sok keren di depan kawan-kawan lo.

Dia selalu bisa menjadi dirinya sendiri saat hanya berdua dengan lo maupun saat beramai-ramai bersama orang lain.

Itulah ciri pria yang wajib lo pertahankan, tanpa di suruh mereka melakukan itu dengan keinginannya sendiri, walau tidak sempurna pria yang pernah melakukan hal di atas adalah pria yang sanggup membahagiakan lo tanpa ada rasa lelah, atau mengharapkan balasan dari lo.

Nah sekarang liat pasangan lo, apa udah masuk dalam 8 kriteria tersebut?

Iklan

Jodoh Itu Pemberian Dari Tuhan Atau Orang Tua?

Di era Siti Nurbaya dulu (=dibaca zaman dahulu), menemukan pasangan hidup nggak jauh-jauh dari pilihan orang tua, atau katakanlah dijodohin. Namun di zaman sekarang yang udah modern, masalah jodoh sepertinya udah urusan individu. Setiap orang berhak memilih pasangan hidupnya. Lo Setuju? *50:50 lah yang jawab setuju atau ngga.

Namun nggak sedikit orang tua yang masih melakukan perjodohan kepada anaknya. Biasanya itu terjadi karena faktor keturunan, umur, atau ekonomi. Rata-rata orang tua yang melakukan perjodohan kepada anaknya itu sebenarnya dengan tujuan yang pasti baik, hanya ingin anaknya memiliki pasangan sesuai pilihannya yang bisa menjamin hidup dan masa depan supaya nggak mengalami kesusahan, nggak lebih! Itulah yang terbaik.

Mereka beralasan soalnya orang tua beranggapan, mereka sudah menjalani kehidupan pernikahan cukup lama. Sehingga mereka berfikir mereka cukup kompeten untuk memilihkan pasangan bagi anaknya.
Kadang berdasarkan ego tersebut, mereka jadi menutup mata dan telinga dari pendapat anaknya yang nggak mau dijodohin. Kecuali kalo orang yang dijodohin ke kita itu pas sama yang lo mau, dan lo juga pas sama yang dia mau. Ini baru pilihan tepat deh, lo jadi nggak perlu repot jungkir balik keliling dunia, ga perlu surfing ke dunia maya, ga perlu semedi ke dunia laen,  buat nyari pasangan yang tepat.

Tapi gimana kalo enggak cocok? Ini udah pasti jadi keadaan yang sangat dilematis bagi lo sob. Ketika lo udah punya pilihan sendiri untuk pasangan hidup lo, tapi orang tua lo nggak setuju dan ga akan memberi restu!

Dampak dari hal itu bisa jadi masalah yang cukup memusingkan, galau dan risau bercampur jadi adonan bimbang. Bisa aja lo pilih untuk kawin lari sambil dorong gerobak soto, atau lo pasrah dijodohkan sama calon yang mirip salep panu cap nyonya meneer hanya demi membuat orang tua lo bahagia. Lagian, emangnya enak, tinggal satu atap, setiap hari, hingga selamanya lo buka mata bersama orang yang nggak ada rasa buat lo cinta?

Berlanjut dari kepasrahan dijodohin tersebut, lahir lagi masalah yang jauh lebih pelik campur kompleks jadinya Ribet. Yaitu seperti kasus rumah tangga yang berantakan karena salah satu dari dua pasangan di dalamnya tidak pernah bisa mencintai.

Misalnya, lonya yang dipilih orang tua sih fine-fine aja menjalani rumah tangga, tapi istri lo, hatinya masih nyangkut sama pacarnya yang ditinggal nikah sama lo. Istri lo menjalani hari-hari seperti neraka sob, penuh rasa bersalah dan rasa cinta yang belum terselesaikan. Pada akhirnya, hadirlah keinginan untuk selingkuh dengan mantannya. #fakta (Loh?)

Salah satu mimpi paling buruk adalah tinggal satu atap bersama orang yang tak pernah bisa dicintai

Bagian paling fatal adalah ketika pernikahan dari perjodohan itu dikaruniai anak. Nasib si anak ini akan sangat menyedihkan bila orang tuanya tidak saling mencintai.

Bagaimana pertumbuhan si anak dapat normal baik-baik saja seperti anak lainnya bila suasana rumah yang menjadi tempat awal ia berkembang selalu dirundung pertengkaran? Psikologis si anak akan rusak sejak kecil dan mengalami trauma, dan itu mempengaruhi persepsinya terhadap orang tua dan masa depannya!

Kemungkinan terburuk di atas adalah salah satu kasus yang pernah terjadi akibat perjodohan, tapi nggak semua perjodohan akan begitu kok. Banyak juga pasangan dari perjodohan yang hidup bahagia selamanya, dan gak perlu ngalamin ngabisin waktu buat pacaran lama-tapi-nggak-kunjung-dinikahin.

Percaya atau enggak, pepatah inggris mengatakan ‘witing tresno jalaran soko kulino’ itu bisa terjadi dan berlaku. Ya cinta juga bisa terlahir karena terbiasa bersama seiring berjalannya waktu.

Terlepas dari baik-buruknya perjodohan, kembali lagi jodoh itu di tangan Tuhan. Nggak menutup kemungkinan jodoh lo itu pemberiannya diwakili orang tua, lewat perjodohan. Juga mari kita semua pahami bahwa restu orang tua adalah restu Tuhan juga, Gaes. Nggak ada yang lebih membelenggu dari cinta yang gak dapet restu.

Jika orang tua lo nggak merestui hubungan lo dengan pilihan lo, barangkali sampai kapanpun kebersamaan kalian nggak akan merasakan bahagia yang hakiki.  Akan tetapi, kalo lo masih mempunyai waktu untuk memperjuangkan restu bersama pasangan pilihan lo tersebut, jelas harus lo perjuangkan semaksimal mungkin. Kompaklah berjuang bersama untuk meyakinkan orang tua lo sambil memantaskan diri agar meraih restu. Karena restu itu bukan diminta, tapi diraih.

Orang tua hanya ingin masa depan anaknya sejahtera oleh calon yang bisa menyejahterakannya.”

Apapun yang memang sudah takdirnya, yang bisa lo lakukan hanyalah ikhlas dan menerima, juga menikmatinya. Itulah yang terbaik. Kalo akhirnya nanti lo dijodohin, pertimbangkan segala sisinya. Kalo lo pengin dengan pilihan lo, tentu lo udah tau apa yang harus kamu lakuin sekarang!!.. Lakukan dan berikan yang terbaik. Tapi harap diingat juga, kadang restu Tuhan itu dititipkan melalui restu orang tua.

Jadi, menurut lo enakan dijodohin, atau pilih pasangan sendiri?

#Terkadang di situ saya merasa sedih memilihnya

*hehehehehehehehhehe