Motor Rendah Itu Bukan Untuk Di Rendahkan

Bicara mengenai rendah, rendah dalam kosakata  bahasa indonesia adalah DEKAT DENGAN TANAH. nah saya di sini akan menjelaskan tentang motor ceper. kenapa motor ceper? yup mungkin kita sudah familiar melihat di jalan ada mobil yang ground clearance terlalu rendah, bahkan sampai menyentuh aspal jalan raya, dan jangan kaget apabila kalian melihat Motor pun bisa terlihat rendah dari motor standart pabriknya, inilah penampakan motor rendah (alias motor ceper) dibaca mesin motor terlalu rendah dengan aspal :

 

 

 

Memasuki sekitar awal tahun 2000, tak sedikit orang, khususnya anak muda yang mencoba memodifikasi motornya dengan menyulap menjadi lebih pendek dari aslinya. Mereka menamankan dengan motor ceper.Motor Ceper bukan hal yang baru lagi di kalangan anak muda.Apalagi sudah terbentuknya IMCI (Ikatan Motor Ceper Indonesia) yang membernya terdiri dari seluruh ceperist (ceperist adalah sebutan orang yang mengendarai motor ceper) di berbagai daerah. Dalam segi penampila motor ceper boleh diadu karena ceper adalah seni yang tiada duanya,hal itu telah di buktikan dalam hal-hal modifikasi yang di selenggarakan Ototrend,MotorPlus dan media modifikasi lainya..

 

 

bicara tentang IMCI Dari situlah, kemudia bermunculan banyak komunitas motor ceper di Indonesia. Namun pada pertengahan tahun 2005 silam dalam sebuah acara otomotif nasional di Jakarta, banyak dari komunitas klub motor ceper yang hadir dalam acara tersebut untuk saling unjuk gigi.

Perkenalan diantara para pecinta motor ceper dalam event tersebut, melahirkan ide untuk membentuk suatu wadah untuk menampung antusiasme para pecinta motor ceper seluruh Indonesia yang pastinya dengan harapan bisa menyatukan dan menaungi komunitas dan klub motor ceper tersebut.

Setelah mengalami beberapa pembahasan tentang rencana itu, pada akhirnya tepat tanggal 20 November 2005 di Lido, Sukabumi, beberapa perwakilan klub motor ceper di Indonesia yang hadir saat itu sepakat untuk membentuk suatu organisasi otomotif berbasis ceper dengan nama Ikatan Motor Ceper Indonesia (IMCI).
“Dibentuk pada 20 November 2005 setelah kami semua bertemu di sebuah event. Kami sepakat menamakan komunitas kita dengan nama IMCI untuk mewadahi semua pecinta motor ceper di Indonesia, mulai dari Aceh, Sulawesi Utara, Palopo, hingga Kalimantan,” .

Menginjak 9 tahun berjalannya umur IMCI, kini klub tersebut sudah memiliki lebih dari 300 klub motor ceper yang tersebar di seluruh Nusantara. “IMCI ini menaungi klub, bukan perorangan. Jadi setiap wilayah kita tampung semua. Kini kita memiliki sekitar ribuan anggota motor ceper,”

sistem organisasi yang diterapkan dalam AD/ART IMCI hampir sama menyerupai sistem pemerintahan di Indonesia, di mana ketua nasionalnya disebut `Presiden`, dan pemimpin setiap daerahnya disebut `Gubernur`.

“Klub itu punya peraturan, karena kita tidak mau disamakan dengan gangster. Dan dalam organisasi kita ini, setiap klubnya kita pakai nama tiap Provinsi yang diketuai Gubernur. Misalkan kalau di Jakarta, namanya Ikatan Motor Ceper Ibukota,”

Namanya juga sistem organisasinya menyerupai sistem negara, maka semuanya itu akan ada pertanggungjawaban kepada Presiden yang nantinya setiap Gubernur melakukan laporan kerja, maupun tindakan anggota yang dinilai melanggar aturan kepada sang pemimpin tertinggi.

“Karena kita menaungi klub, otomatis ketua klubnya itu bertanggung jawab atas anggotanya. Pada saat anggotanya bermasalah, pasti kita tegur ketuanya (Gubernur) dulu. Begitu ada masalah di sebuah klub, Gubernur harus menangani secara langsung. Jika tidak bisa diselesaikan juga, maka pusat yang akan ambil alih,” terang Prima yang juga menjabat sebagai ketua chapter Jakarta tersebut.
Motor ceper memang lebih diutamakan kepada fashion ketimbang untuk balap. Namun siapa sangka, jika motor ceper ini mampu melakukan perjalanan panjang (touring) hingga tembus ke Nol Kilometer di Aceh.

“Tidak menutup kemungkinan juga untuk touring karena sudah tembus dari Jakarta ke Nol Km di Aceh. Kita buktikan kalau motor ceper itu tidak hanya fashion dan kontes,”

 

Tapi kekurangan motor ceper yaitu dalam hal kenyamanan,karena shock breaker di motor di papas abis sehingga tidak ada elstisitas/atau motor terkesan keras untuk di naiki.Hal lainya dalam segi safety karena mengejar ceper abis safety di motor ceper bias di katakan kurang karena rem belakang di copot agar tuas rem tidak mengganjal waktu motor belok kea rah kanan,terlebih lagi ceper menggunakan ban ukuran 200 sehingga ban motor sering bocor jika beban terlalu besar.

Jalan di Indonesia pun tidak sebagus luar negeri banyak lubang_lubang di jalan yang dapat menghambat bagi para ceperist.Tapi dalam hal lain saya sebagai ceperist juga mengacungi jempol karena dalam community ceper sangat menjujung tinggi persodaraan dan solidaritas anatra ceperist dapat menggalahkan segalanya.

tapi ini hanya sekedar hobi yang menyenangkan hati saya dalam hidup,walaupun orang beranggapan kalau motor ceper itu tidak nyaman dan merupakan hobi yang menyesatkan dan banyak para akademisi bilang bahwa ini adalah “wadah pembodohan anak muda serta  dasarnya konsep motor ceper ini adalah ajang pencarian penghargaan jati diri terhadap apa yang dimiliki dan dibuat WOW“,saya jwab dengan  cuek  & tersenyum

Sekian yang dapat saya ulas sedikit tentang motor ceper

INILAH FILOSOFI Naik motor ceper itu seperti jalanin kehidupan

Tenang jalani roda kehidupan yang terlihat oleh orang mulus tapi kenyataan bergelombang. *mau jalan rata kek,terasa gelombangnya

Penuh kesabaran mencari jalan yang benar agar tak masuk ke lubang ke sesatatan. *hindari jalan berlobang biar ga stuck tengah jalan

Selalu konsisten menyelesaikan tanggul permasalahan yang melintang. *angkat motor saat poldur

Tetap rendah hati di antara ke sombongan orang sekitar. *maklum yang laen pada tinggi,kita doank yang rendah

Selalu Menghibur orang di saat puncak stresnya kehidupan. *bahan perhatian saat macet jalanan

Berani ambil resiko tidak monoton dalam menjalani kehidupan. *ada jalan rusak di depan tetap tancap gas

Badan selalu sehat karena berolahraga ditengah kesibukan.
*angkat motor saat poldur maupun jalan rusak

Ikhlas dapatkan cemooh atau kritikan orang. *hanya tersenyum saar di teretawakan

Menampilkan 2014-04-14-10-42-53_deco.jpg

Menampilkan 2014-08-03-17-41-01_deco.jpg

Menampilkan 2014-04-17-13-42-58_deco.jpg

Menampilkan 2014-04-20-17-11-08_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-20-15-49-38_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-21-12-43-41_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-23-02-14-46_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-23-12-18-40_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-23-12-29-56_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-31-13-14-54_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-31-13-21-57_deco.jpg

Menampilkan 2014-05-31-13-35-23_deco.jpg

Menampilkan 2014-06-06-05-15-50_deco.jpg

Menampilkan 2014-06-06-07-33-42_deco.jpg

Menampilkan 2014-06-06-22-33-15_deco.jpg

 

 


Kalau ada pengalaman pribadi , atau terdoktrin ataupun ceperist silahkan comen, salam menyapa

 

 

 

 

2 thoughts on “Motor Rendah Itu Bukan Untuk Di Rendahkan

  1. kenapa ceperist suka marah klo dibilang motornya nyusahin bang?? pdhal kan emang bener… trus knpa ceperist masih ingin melegalkan motornya di hadapan polisi? pdhal itu kan sudah menyalahi aturan yg berlaku.. sekian makasih

    • Marah atau ngganya itu tergantung mood pengendara mas..
      Biasanya juga kalau mood lagi bagus, kita bisanya cuma tersenyum..

      Seperti halnya mas lagi di tengah kemacetan, buru2 ,siang panas dan di tanya orang nanya arah. Apa itu ga marah?

      Menyalahi aturan? Definisi dimana motor ceper itu menyalahi aturan mas?

      Pake helm, lampu nyala, ada spion,punya sim, stnk hidup apa itu nyahi aturan?

      Saya ceperist juga seh mas, mungkin temen mas yang pengen ceper itu legal,kalau saya pribadi seh ga terlalu penting..

      Yang penting udah sesuai dengan ketentuan yang saya katakan tadi..

      Trima kasih opini nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s