Percaya Ngga Kalau Pria Lebih Menderita Ketika Putus Cinta?

Kebanyakan orang sering berpikir kalau perempuan lebih rentan frustasi ketika putus daripada laki-laki. Ternyata salah. Sebuah studi dengan subjek pria berusia 20 tahunan telah menemukan bahwa pria lebih merasa trauma ketika putus.  Alasannya? Relasi dengan orang-orang sekitar. Studi ini menemukan bahwa dalam usia itu, perempuan sudah memiliki jaringan sosial yang cukup stabil dan dapat diandalkan dari hubungan dekat dengan teman-teman dan keluarga yang membantu mereka mengatasi frustasinya.  Pria, di sisi lain, sering kekurangan dukungan. Mereka lebih mengandalkan pasangan romantis mereka. Ketika mereka kehilangan pacarnya, mereka lebih rentan secara emosional.

Kebanyakan orang sering berpikir kalau perempuan lebih rentan frustasi ketika putus daripada laki-laki.

Kamu pasti mengira jika wanita merupakan orang yang paling menderita ketika putus cinta dari pacarnya sebab jika wanita putus cinta maka akan nangis siang malam, ga nafsu makan, status yang begitu menyedihkan di jejaring sosial, memutar lagu sedih secara terus menerus, dan curhat sana sini ke sahabat seolah olah wanita telah hancur hidupnya karena putus cinta. Pokoknya terlihat banget kalau wanita begitu sedih ketika di putuh hubungan dengan kekasihnya. Namun ternyata itu semua salah, sebenarnya orang yang paling hancur hatinya ketika putus cinta adalah pria, lah ko bisa? kalian pasti bingung, apalagi kalian para wanita, mungkin ada yang tak terima dengan steatment tersebut dan tidak mungkin banget gitu.   tenang ladies, fakta ini sudah di ujikan kok pada sebuah penelitian, penelitian ini menemukan bahwa pria ternyata lebih menderita dari wanita ketika putus cinta. Penelitian ini dilakukan oleh Wake Forest University dan melibatkan 1600 pria dan wanita muda. Semua peserta diberi pertanyaan seberapa besar dampak putus cinta yang mereka alami nah dari penelitian ini ternyata diketahui jika pria merupakan orang yang paling menderita karena putus cinta. Kenapa hal tersebut terjadi? Jawabnya ialah karena ketika pria putus dengan pasangannya,pria itu tidak bisa mengungkapkan kesedihanya tak sama dengan ketika wanita ketika putus cinta. Wanita bisa menangis siang malam maka kalau pria tidak mungkin untuk melakukanya sehingga rasa sakit ini sering dipendam oleh pria inilah alasanya yang membuat pria menjadi lebih menderita. “Penelitian kali ini menemukan bahwa pria juga terlibat secara emosi dan lebih terpengaruh dibanding wanita, baik oleh hal menyenangkan atau situasi yang menyakitkan hati,” ujar Robin Simon, salah satu peneliti. secara logis seh menurut penelitian itu benar, kalau pria tak mungin menangis di depan teman-temannya, tak mungkin curhat pada sahabatnya dan pasti akan memendam rasa sakit itu sendirian tak segampang itu mengeluarkan curhatan. para pria identik memakai logika sehingga perasaan sedih akan putusnya hubungan hanya di pendam dan seberusaha mungkin di simpan dalam-dalam, tahap inilah yang membuat pria merasakan merana yang begitu lama. sadar kah kalian para pria akan hal tersebut mungkin kalau saya sebagai pria ada benarnya penelitian tersebut, kalau di pikirkan menurut pengalaman yang sudah terjadi kalau wanita tuh lebih cepat mendapatkan cintanya ketimbang pria. pernah kah dalam hidup kalian sob mendapati mantan kalian sudah jadian dengan pria lain? sedangkan kalian masih mengutamakan kesendirian? Dan ada tambahan info neh Cowok berpikir logis, dan cewek berpikir secara emosional.

Faktanya, banyak cowok yang melakukan tindakan tidak logis, dan banyak cewek yang bertingkah laku terlalu logis.

Misalnya, ada cowok yang lagi patah hati, gara-gara diputusin ceweknya. Secara EMOSIONAL, dia melakukan tindakan-tindakan pelarian, mungkin melakukan pelarian ke arah yang lebih negatif.

Apakah cowok berpikir secara logis ketika melakukan tindakan tersebut?

Sama halnya seperti cewek.

Intinya, perbedaan antara cara berpikir cowok dan cewek tidak SIGNIFIKAN seperti yang di duga selama ini. Yang benar adalah, cewek biasanya lebih EKSPRESIF dalam mengungkapkan isi hati dan perasaan terdalamnya. Mungkin itu yang membuat mereka terlihat lebih emosional.

Jadi sekarang jelas emosi tidak boleh mengalahkan logika, emosi boleh sangat besar, tetapi harus diimbangi dengan akal sehat atau logika yang besar juga, pikiran harus diarahkan hanya ke hal-hal yang ingin kita wujudkan dalam hidup, berhenti memikirkan hal-hal yang tidak kita butuhkan, karena apa yang kita takutkan itulah yang akan terjadi.

Fakta lain yang membuktikan bahwa wanita lebih sering berbicara dengan perasaannya, yaitu lebih mudah bagi seorang wanita membuat puisi dibandingkan seorang pria membuat puisi, hal itu karena wanita lebih mudah mengungkapkan perasaannya sendiri, dibandingkan seorang pria mengungkapkan perasaannya. Itulah sebabnya kenapa wanita lebih mudah dan sering menceritakan curahan hatinya dibandingkan pria yang lebih enggan untuk menceritakan curahan hatinya.

kalau wanita lebih dominan berbicara dengan perasaan, maka berbeda dengan pria, seorang pria biasanya lebih dominan berbicara berdasarkan akalnya / logikanya.

inilah dari hasil emosi yang tak bisa kita ungkapkan tidak selayaknya wanita yang bisa curhat kesemua orang, menangisi semalaman. Emosi yang di pendam inilah yang membutuhkan proses panjang untuk menghilangkannya, dan kita sob sebagai pria hanya bisa ikhlas melihat mantan udah jadian lagi dengan pria barunya. Inilah mengapa banyak kejadian bunuh diri karena cinta itu korbannya selalu pria. tapi hanya orang bodoh yang kalau zaman sekarang mah di sebut ga bisa move on melakukan tindak bunuh diri. tidak seperti wanita yang bermain dengan perasaanya ketika perasaanya sakit mereka meluapkan seluruhnya kepada teman, sahabat atau bahkan anggota keluarga, setelah perasaan akan kesedihan terobati karena masuknya pria lain yang menurut dia mengerti, dan memperhatikannya (lain kasus dengan pelarian) perasaan suka kembali  muncul (karena dasarnya wanita cenderung ke perasaanya) inilah alasan mengapa wanita lebih cepat jatuh cinta.   tapi semua itu tidak terlepas dari pribadi kalian sob, faktor lain ialah setiap orang berbeda, cantik ganteng, jelek dan di jaman kita sekarang hanya segelintir orang yang memakai cinta dalam hubungannya, oleh karena itu kalau menurut kalian para pria ini steatmen salah, ya berarti kalian beruntung.hahaha   silahkan berikan ajuan komentar menurut kalian bagaimana?

14 thoughts on “Percaya Ngga Kalau Pria Lebih Menderita Ketika Putus Cinta?

  1. Entah ya.🙂
    Terkadang memang kita sering melihat kisah dimana cewe atau cowo depress karena putus cinta.
    intinya, siapapun yang terluka atau dilukai pasti harus mencari jalan keluar agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

    Salam kenal, Sanz Yu (www.sanz-yu.blogspot.com)

    • Salam kenal juga..
      Memang itu pasti yang namanya depresi dari sakit hati, ga wanita dan pria sama..

      Anggap suatu pengalaman, berani jatuh cinta harus berani jatuh sakit hati juga..🙂

  2. menrut saya mah, kalau 2 2nya benar benar saling mencintai dan mengambil jalan begitu, semuanya juga bakal menderita, dan terserah ke pribadi masing masing seberapa lama ingin menutup dari dari orang orang baru, saya jujur lebih baik 2-3 mantan aja yang bener bener bisa kasih pembelajaran yang berharga

    • Ya namanya jatuh cinta bro, harus bisa siap menerima rasa sakit hatinya..

      Intinya tergantung pribadi masing-masing, bagaimana cara dia melewati rasa sakit hati yang ada..

      Thanks opininya🙂

  3. Apa benar? Kalau begitu kenapa kalau di ajak balikan dia gamau?? Denger-denger juga pria susah melupakan cinta pertama, apa betul?? Lalu gimana ama cowok yang dia ngejar cewek tapi gak dapet-dapet, biasalah kena karma. Itu apa bisa ada kemungkinan untuk dia minta balikan lagi atau gak ngejar balik? Atau bahkan sebaliknya? abisnya banyak temen saya begitu. Saya wanita jadi kurang mengerti🙂 bisa di kasih saran?? Salam Kenal😀

    • @ Chist Angel, kenapa cowok ga mau balikan? Karena mungkin dia punya prinsip, atau sudah terlanjur membenci, atau mungkin ada faktor x lain.

      Cinta pertama itu bagi semua orang tak akan bisa di lupakan, tapi menurut saya itu hanya sebuah bagian dari kehidupan saya(just opion). Tergantung individu seh.

      Pertanyaan terakhir dari anda saya kurang paham, cuma ada saatnya dia lelah mengejar orang yang dia kejar. Dan saat yang di kejar lelah dan kembali melihat orang yang mengejar dia, rata-rata orang yang mengejar sudah mengejar orang lain. Itulah kenyataan.
      Karma atau ngganya ya itulah kehidupan.

      “Mengejar atau di kejar sama-sama melelahkan, dan suatu saat akan berpaling, yang dikejar berpaling kebelakang ke orang yang mengejar , yang mengejar berpaling mengejar orang lain”

      • Sy baru saja putuscinta bbrp bulan yg lalu.
        Sy berusaha meminta maaf & mengajak balikan spt dulu. Tp dia tdk berkenan. Dia lelah dengan hubungan slm ini dgn sy. Dia ingin sndr dan sempat mengutaraka semoga kita berjodoh.
        Sesekali terkadang dia menghubungi sebatas pekerjaan. Setelah itu kami sama sekali tdk berhubugan.
        Apakah dia juga merasakan hal yg sm sepertu yg sy rasakan. Karena wanita mmg jauh lebih merasa kehilangan dibanding pria. Saya masih menunggu dia. Tapi disatu sisi apakah dia akan kembali? Sy ikat dengan do’a sepanjang malam.
        Berapa lama pria butuh waktu untuk sendiri. Apa yg harus wanita lakukan untjk meyakinkan dia slm dalam kesendiriannya. Trmksh

      • kalau anda bertanya berapa lama waktu pria untuk waktu sendiri itu tergantung si pria tersebut seh.bedasarkan pengalaman seh lama, saya ga tau berapa lamanya..
        tergantung mantan anda bisa membawa perasaan itu bagaimana..

        kalau di liat dari kasus anda kayaknya si pria tersebut benar2 lelah. walau ada kemungkinan kembali tapi itu peluang kecil, saya cowok dan kalau melihat contoh tersebut biasanya cowok udah punya hal baru ( sibuk dengan hobby baru, serius akan pekerjaan, atau memang ingin mencari yang lebih baik )

        sesekali kita akan merindukan mantan kita dulu, tapi kalau dia udah sembuh dari rasa sakitnya biasanya cowok akan langsung ingin segera move on atau melupakan masa itu..
        ga mudah biasanya lari ke hal negatif, syukur2 dia bisa move on ke arah positif.

        kalau saran dari saya
        sebaiknya anda cobalah kembali menghubungi dia dari nol, walau memang ada perasaan anda ada, tapi coba kembali lagi bangun dari pertemanan biasa, dia akan menunjukan kok, kalau dia masih ada rasa atau ngga sama anda.

        tunjukan rasa penyesalan itu, kalau anda masih sayang dengannya

  4. saya bru baca blog anda. saya bru putus dg seseorg laki2 saya merasa hancur dan lain sebagainya. tpi disisi lain saya melhatnya lebih hancur dg bnyknya kemunduran prestasinya disekolah. apa yg hrus saya lakukan sebagai mantannya. karena disisi lain saya tidak ingin dia terluka…

    • Tergantung mantan anda, dia masih nerima masukan anda atau ngga.

      Putus baik2 atau putus karena pertengkaran kan bisa jadi faktor dia mau mendengarkan saran anda walau hanya sebagai teman atau sudah tak peduli dengan apa yang anda katakan.

      Saran dari saya, kalau anda menunjukan masih memperhatikan dia, kenapa ga balikan?

      Tapi kalau ada alasan tertentu buat ada enggan balikan sebaiknya jangan dekati dia, cukup beri tahu teman terdekatnya untuk bilangin dia agar berubah.

      Ini cuma saran selanjutnya tergantung anda, trims mau mengenal dan berkomentar.

  5. saya baru putus 4 bulan yang lalu, yg saya tau dulu kita bedua sama2 sayang. trs putus gra2 LDR..
    abis putus hidup sy berantakan udah hampir 4 bulan ini masih aja nangisin keadaan dulu
    tapi mantan saya udah punya cewe baru …
    mantan saya udah bisa bersenang2 tapi dsni malah sy yang masih menderita
    kalo kejadiannya gini gmna min?

  6. Saya baru saja putus dng pasangan saya,dia bekerja diluar daerah dan saya sedang kuliah di daerah yg berbeda jg. Kami biasa bertemu didaerah asal kami,dua minggu sekali. Akhirnya kami putus dengan alasan dia merasa hubungan kami flat,dia tipe cowok cuek dan saya tipe cewek yg moody. Kadang kalo dia cuek saya cuekin balik,dan dia bakal marah. Jika saya perhatian dia sering kali tidak mempeedulikannya. Setelah dia bilang merasa hubungan kami flat,akhirnya saya yg minta putus karena dia juga bilang tidak tahan LDR. kami putus baik2,sangat baik,Dua hari setelah saya putus saya menghubungi dia lg karena kami sama2 punya komitmen untk ttp berteman. Saya mengajak dia balikan tp dia bilang dia tdk mau menyakiti saya dengan sifat cueknya dia bilang tidak menutup kemungkinan kedepannya kami bisa balikan karena dia sedang memperbaiki sifatnya,saya ajak break dia bilang kalo break mungkin dia bakal benar2 lupa pada saya. Akhirnya dia bilang anggap saja hubungan kami sedang ‘istirahat’ . Saya bingung apakah itu maksudnya dia msh ingin balikan tp menunggu waktu yg tepat atau itu hanya alibi dia supaya saya tidak sakit hati? Terimakasih..

  7. terkadang cinta butuh pengorbanan untuk memperjuangkannya dan butuh luka untuk di tinggalkannya tapi dapat membuat bahagia ketika memilikinya. akan tetapi jangan menyesali ketika semua kebahagian itu pergi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s