Hakikat Metode Permainan Broken Triangle

Metode adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran dalam upaya mencapai tujuan kurikulum (Hamalik, 2005:26). Penggunaan metode dalam pembelajaran sangat berpengaruh. karena penggunaan metode merupakan hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Metode permainan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa. dan dapat menimbulkan kesenangan atau hiburan bagi siswa. Permainan dapat memberi siswa kemampuan untuk melakukan eksplorasi atas lingkungan siswa, serta dapat memberi peluang bagi siswa untuk bereksperimen. bergerak melampaui apa yang dapat dilakukan dengan permainan (Craft, 2004:154). Permainan harus terkait langsung dengan tempat belajar sehingga dapat memberi nilai bagi perolehan pengetahuan, menguatkan sikap, dan mendorong tindakan yang penting bagi keberhasilan belajar.

 

Menurut Bettelheim seperti yang dikutip oleh Tedjasaputra (2001:60) bahwa permainan adalah kegiatan yang ditandai oleh aturan serta persyaratan-persyaratan yang disetujui bersama dan ditentukan dari luar untuk melakukan kegiatan dalam tindakan yang bertujuan. Dari kutipan tersebut dapat dikatakan bahwa permainan adalah suatu kegiatan yang bersifat kompetitif yang dapat menambah daya kreativitas guru dan siswa untuk mengembangkan kemampuan dan daya intelegensi siswa. Pada mata pelajaran sejarah metode ini sangat bermanfaat untuk dapat menghidupkan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan sehingga siswa tidak jenuh dan bosan dalam menerima materi pelajaran.

 

Metode permainan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode permainan Broken Triangle. Metode permainan Broken Triangle termasuk dalam metode pembelajaran permainan atau game. Istilah Broken diambil dari bahasa Inggris yang berarti rusak atau patah, sedangkan istilah Triangle yaitu segitiga. Broken Triangle merupakan suatu permainan yang dalam pelaksaaaannya seperti permainan puzzle. Dalam permainan ini, siswa diharapkan dapat menemukan jawaban-jawaban tepat yang terdapat di dalam potongan – potongan kertas segitiga kecil, lalu kemudian siswa memasang atau menempelkan jawaban tersebut ke dalam pola segitiga besar. Dalam metode Permainan Broken Triangle ini menggunakan alat-alat seperti pola atau gambar segitiga besar yang bertuliskan 10 pertanyaan, amplop untuk menyimpan 20 potongan kertas segitiga kecil yang berisikan 10 jawaban dan 10 kata pengecoh, beserta lembar kerja kelompok.

 

Langkah-langkah metode permainan Broken Triangle :

  1. Guru mengorganisasikan kelas dalam kelompok-kelompok, yang terdiri dari tujuh kelompok. Setiap kelompok berjumlah 5-6 siswa.
  2. Guru membagikan pola atau gambar segitiga besar, dimana dalam pola segitiga besar tersebut berisi 10 pertanyaan – pertanyaan, amplop berisi 20 potongan kertas segitiga kecil yang bertuliskan jawaban / kata kunci, yang masing – masingnya akan ditempel pada tiap sisi pola segitiga besar, beserta lembar kerja kelompok kepada masing-masing kelompok.
  3. Setiap kelompok mulai melaksanakan permainan Broken Triangle. Siswa bekerja sama mencari jawaban / kata kunci yang tepat untuk setiap pertanyaan, siswa harus berhati-hati dan teliti dalam mencari dan menempelkan potongan-potongan kertas segitiga kecil karena dalam potongan-potongan kertas segitiga kecil terdapat 10 jawaban / kata kunci benar dan 10 kata pengecoh.
  4. Selanjutnya siswa membahas dan mengembangkan jawaban / kata kunci melalui diskusi kelompok. Hasil diskusi kelompok kemudian dituliskan pada lembar kerja kelompok.
  5. Setiap kelompok melaporkan hasil permainan dan hasil diskusi kelompok masing – masing.
  6. Kesimpulan.

 

Metode pembelajaran permainan Broken Triangle merupakan cara penyajian bahan, dimana siswa melakukan kegiatan atau permainan sehingga memperoleh atau menemukan pengertian tertentu atau konsep, serta memecahkan pertanyaan melalui permainan. Dengan metode pembelajaran permainan Broken Triangle juga merupakan sarana penerapan didaktik yang dapat menciptakan kondisi yang merangsang serta mengarahkan proses belajar siswa untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang mengakibatkan perubahan prilaku ke arah yang lebih maju.

 

Penggunaan metode permainan Broken Triangle dapat berfungsi untuk memacu kreatifitas siswa, yaitu;

a)       Dapat menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan.

b)       Dapat meningkatkan partisipasi siswa di dalam kelas, serta dapat mengarahkan siswa untuk bekerja secara kooperatif dalam menemukan jawaban.

c)       Dapat menciptakan interaksi timbal balik antara guru dan siswa, serta antara siswa dengan siswa yang berbeda latar belakangnya.

d)      Dapat memberikan arah proses dan keberhasilan belajar bagi siswa.

 

Dalam penggunaan metode permainan Broken Triangle ini tetap memiliki ketemahan-kelemahan misalnya: memerlukan waktu yang relatif lama, membutuhkan persiapan yang matang, dan sarana atau alat untuk bermain harus dipersiapkan sebelumnya. Pada dasarnya semua metode pembelajaran ada kelebihan dan ada kelemahan semua tergantung bagaimana cara guru untuk mengemas suatu metode pembelajaran yang tepat sehingga hasil belajar dapat tercapai secara optimal.

 

Metode permainan Broken Triangle dalam pembelajaran sejarah ini merupakan metode yang memberikan tugas khusus kepada setiap siswa dalam kelompok dan berpikir bersama untuk menyatukan pendapat dan gagasan mengenai materi pembelajaran yang kemudian akan dilaporkan di depan kelas guna tercapainya suatu pembelajaran yang aktif dalam mencapai keberhasilan kelompok serta melatih kerjasama di antara siswa. Oleh karena itu penggunaan metode permainan Broken Triangle dalam pembelajaran sejarah selain untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang aktivitas manusia di masa lampau, juga dapat mengembangkan kecerdasan interpersonal yang dimiliki oleh siswa.

 

About these ads

One thought on “Hakikat Metode Permainan Broken Triangle

  1. maaf yang sms saya tadi pagi dan meminta sumber dari metode triangel..
    saya hanya bisa kasih daftar pustakanya, untuk selebihnya dimohon anda cari sendiri..

    dan kebetulan saya membuat PTK membahas masalah metode broken triangel dan saya hanya menulis hakikat pengertian metode broken triangel..

    ini daftar pustakanya..

    Arikunto Suharsimi, Suhardjono, Supardi. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2007

    Craft, Anna. Merefresh imajinasi dan Kreativitas Anak-anak. Jakarta: Cerdas Pustaka, 2004,

    Depdiknas. Kurikulum dan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Sejarah SMA dan MA. Jakarta: Depdiknas, 2002.

    Djamarah, Syaiful. Bahri. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005,

    Hamalik, Oemar. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2005.

    Hariyono. Mempelajari Sejarah Secara Efektif. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya. 1995. Hugiono. Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta, 1997.

    Latuheru, Jhon, D. Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti P2LPTK, 1998.

    Madya Suwarsih, Teori dan Praktik Penelitian Tindakan. Bandung: Alfabeta, 2006.

    Riyanto, Yatim. Metodologi Penelitian Pendidikan Suatu Tinjauan Dasar. Surabaya: SIC Suarabaya, 1996.

    Slameto. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

    Sudjana, Nana. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru, 2002.

    _______ Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2001.

    Tedjasaputra, Mayke. S. Bermain. Mainan, dan Permainan. Jakarta: Grasindo, 2001.

    Thoha, M. Chalib. Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003.

    Winkel, W, S. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi, 2004.

    Wiriaatmadja, Rochiati. Metode Penelitian Tindakan Kelas: Untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan Dosen. Bandung; Remaja Rosdakarya, 2006.

    sekian dari saya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s